Smart Reader hadir sebagai solusi :
Smart Reader menggunakan sistem belajar literacy yang terstruktur melalui 4 tahap yang saling berkaitan:
Di Smart Reader, anak belajar membaca lewat phonics memahami bunyi huruf dan pola kata secara alami, menyenangkan, dan bertahap untuk membangun fondasi literasi sejak dini.
Anak mampu membaca teks bahasa Inggris dengan lancar dan mandiri menggunakan metode fonik. Mereka tidak hanya menghafal kosakata, tetapi memahami cara membaca setiap kata dengan benar.
Anak tidak hanya mampu melafalkan kata-kata, tetapi juga memahami makna dan isi bacaan. Kemampuan ini membantu meningkatkan pemahaman bahasa Inggris secara menyeluruh.
Anak mampu menuangkan ide dalam tulisan bahasa Inggris serta lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, vocabulary dan kemampuan speaking juga meningkat secara alami.
Cocok untuk anak usia 3-8 tahun, terutama yang belum lancar membaca bahasa Inggris, kurang percaya diri saat membaca, kurang memahami bacaan, atau ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh.
Setiap anak mengikuti Reading Assessment sebelum memulai program untuk mengetahui kemampuan membaca, pemahaman, dan level belajar yang paling sesuai.
Hasil assessment digunakan agar setiap anak belajar sesuai kemampuan dan kebutuhannya, sehingga proses belajar lebih efektif dan optimal.
Perkembangan anak dipantau melalui Reading Assessment berkala, Progress Report, dan Evaluasi Membaca agar kemajuannya dapat terlihat dengan jelas.
Jumlah siswa dalam setiap kelas dibatasi sehingga guru dapat memberikan perhatian dan pendampingan yang lebih maksimal kepada setiap anak.
Anak belajar bersama guru yang terlatih dengan metode yang interaktif dan menyenangkan, sehingga lebih percaya diri dan semangat dalam mengembangkan kemampuan bahasa Inggris.
Anak mampu membaca kata, kalimat, dan cerita sesuai levelnya dengan lebih mandiri.
Anak tidak hanya mampu melafalkan kata, tetapi juga memahami makna dan isi bacaan.
Anak terbiasa menyampaikan pendapat, bercerita, dan berkomunikasi dengan lebih percaya diri.
Membangun kebiasaan membaca positif sebagai bekal untuk pembelajaran di masa depan.
Anak belajar menuangkan ide, pengalaman, dan imajinasinya ke dalam tulisan sederhana yang terstruktur dan mudah dipahami.