Sempoa SIP adalah sistem pelatihan otak anak dengan pendekatan fun learning
Dirancang untuk anak usia 3–12 tahun — masa emas perkembangan otak.
Program ini mengembangkan motorik dan sensorik anak, serta menguatkan kemampuan visual, auditory, dan kinestetik
Materi yang diajarkan berfokus pada aritmatika dengan kurikulum berstandar internasional
Materi mencakup operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, disusun bertahap mengikuti metode Global Holistic Learning.
Banyak anak tahu jawabannya, tapi belum paham prosesnya. Learn Sakamoto membangun pemahaman agar anak bisa berpikir dan mandiri.
Anak dilatih memiliki kemampuan berhitung yang cepat dan tepat melalui metode yang terstruktur hingga mampu menghitung tanpa alat bantu.
Pembelajaran membantu meningkatkan konsentrasi, fokus, daya ingat, serta mengoptimalkan keseimbangan kerja otak kanan dan kiri.
Anak mengembangkan rasa percaya diri, motivasi diri, dan kemampuan berpikir yang menjadi fondasi untuk mendukung keberhasilan belajar di sekolah.
Belajar di Learn Sakamoto bukan hanya mengerjakan soal. Setiap sesi dirancang untuk membantu anak memahami konsep, melatih logika, dan membangun rasa percaya diri secara konsisten.Belajar di Learn Sakamoto bukan hanya mengerjakan soal. Setiap sesi dirancang untuk membantu anak memahami konsep, melatih logika, dan membangun rasa percaya diri secara konsisten.
Pembelajaran menggunakan pendekatan Global Holistic Learning yang mengembangkan kemampuan anak secara menyeluruh melalui berbagai stimulasi belajar.
Setiap sesi mengasah kemampuan audiovisual dan kinestetik anak secara seimbang melalui aktivitas yang aktif dan interaktif.
Anak belajar dengan metode yang menyenangkan sehingga lebih mudah memahami konsep dan menikmati setiap proses pembelajaran.
Materi disusun sesuai level kemampuan anak, mulai dari pengenalan alat sempoa hingga tahap perhitungan yang lebih kompleks.
Anak dilatih membangun kemampuan berhitung dalam pikiran (mental arithmetic) hingga mampu melakukan perhitungan tanpa alat bantu.
Mengulas kembali materi sebelumnya agar anak siap memasuki pembelajaran baru.
Anak diajak menemukan dan memahami konsep melalui pertanyaan, diskusi, dan visualisasi yang menarik.
Guru mendampingi proses berpikir anak, membantu mereka memahami langkah demi langkah penyelesaian soal.
Anak mencoba menyelesaikan soal secara mandiri untuk memperkuat pemahaman dan membangun kepercayaan diri.
Meninjau kembali apa yang telah dipelajari dan menetapkan target kecil untuk pertemuan berikutnya.